Bayi Di Bunuh Dan Di Buang Di Tempat Sampah

Bayi Di Bunuh Dan Di Buang Di Tempat Sampah – Seorang buruh pabrik tega membunuh darah dagingnya sendiri yang baru dilahirkan dan membuangnya di tong sampah. Bayi malang yang di pahami sama dengan kelamin lelaki itu dibunuh dengan cara disayat memanfaatkan kuku aktor.

Paling awal, aktor DF yang mengontrak di lantai 2 Kampung Tegal Danas Grup RT 01 RW 05 Desa Hegar Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sekira jam 04. 30 WIB terbangun dari tidurnya karena perutnya mendadak mulas.

Aktor lantas minum obat kapsul seputar 2 buah. Lalu sekitar jam 06. 30 WIB, aktor pergi ke kamar mandi bakal buang air kecil. Di waktu yang barengan, sebenarnya bayi yang dikandungnya keluar. Karena kuatir, aktor dengan cara langsung mencengkeram leher bayi itu dan menyayatnya dengan memanfaatkan kuku sampai hingga robek.

Sehabis tahu bayinya udah meninggal dunia, aktor lalu memotong tali pusar bayi dan tambahkan jasadnya ke kantong plastik warna hitam, itu tali pusarnya. Aktor lantas membersihkan diri serta kamar mandi yang ada lumuran darah.

Tuntas bebersih, aktor lalu pesan ojek on line. Seterusnya aktor keluar sekaligus membawa kantong plastik hitam yang berisi jasad bayinya, dan membuangnya di tong sampah yang ada pada samping kontrakan aktor. Tidak berselang lama, ojek on line yang dipesan aktor ada dan ia juga pergi ke rumah saudaranya dan menginap dari sana. Perbuatan aktor itu rupanya tertangkap kamera CCTV yang ada pada kontrakan.

Kian waktu setelah itu, pihak Polsek Cikarang Pusat yang mendapat berita bersangkutan penemuan mayat bayi di tong sampah, dengan cara langsung menuju ke tempat moment.

” Anggota kami melakukan penyelidikan di kontrakan-kontrakan. Sehabis digeledah, ada satu kontrakan yang terkunci yang di depannya ada bekas em kapsul buat pelancar haid. Lalu kami penataan dengan RT di tempat dan pemilik kontrakan. Sehabis kontrakan itu dimulai, sebenarnya ada banyak ceceran darah, ” kata Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Sumantri, waktu gelar permasalahan, Senin (23/7/2018).

Berdasarkan pada bukti-bukti itu, polisi lantas tangkap DF dan meminta informasi aktor.

” Tersangka mengaku kuatir sewaktu melahirkan dan tidak akan di pahami tetangga. Kekasihnya tidak mengetahui bila aktor hamil, baru tahunya sehabis aktor ditangkap, ” tukasnya.

Beberapa isyarat bukti yang sukses diamankan aktor, satu diantaranya pisau dapur, satu botol pembersih lantai dan sabun cair yang ada bercak darah, dua buah tulang paha jasad bayi yang di ketemukan di TKP, sampel buccal swan atas nama DF, copy rekaman CCTV, baju yang difungsikan DF waktu buang jasad bayi.

Sekarang ini aktor terlilit Permasalahan 80 ayat 3 dan 4 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 berkaitan Perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 berkaitan Perlindungan Anak.

” Ancaman hukumannya 10 tahun penjara, ” pungkas Sumantri.