Fakta-Fakta Menarik Sebelum Aris Sugianto Serta Azis Prakoso Membunuh Serta Memutilasi Budi Hartanto

Fakta-Fakta Menarik Sebelum Aris Sugianto Serta Azis Prakoso Membunuh Serta Memutilasi Budi Hartanto – Ada fakta-fakta menarik sebelum Aris Sugianto serta Azis Prakoso membunuh serta memutilasi Budi Hartanto yang sekarang diketahui menjadi masalah mayat dalam koper. Termasuk juga cerita asmara Aris serta Budi yang selanjutnya berbuntut tragedi.

Aris (34) akui sudah kenal Budi hampir setahun. Persisnya sesudah lebaran 2018. Pada petugas, Aris akui kenal Budi melalui satu diantara aplikasi chatting. Aplikasi itu adalah alat yang menyambungkan beberapa gay atau pria yang suka sama-sama type.

“Ia berteman dengan korban lewat aplikasi spesial gay. Terduga menjadi wanita serta korban laki-lakinya,” kata Direskrimsus Polda Jawa timur Kombes Gupuh Setiyono di Mapolda Jawa timur Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (15/4).

Percakapan di aplikasi semakin mengakrabkan kedua-duanya. Mereka berjumpa serta merajut jalinan asmara. Jalinan itu atas senang sama senang. Aris akui begitu sayang dengan Budi serta ingin menuruti apa yang disuruh korban. Seperti selesai terkait tubuh, Aris sering memberikan korban uang.

“Berdasarkan penjelasan yang berkaitan setiap saat terkait dia menjelaskan sayang pada korban hingga dia memberikan apa yang disuruh korban. Senang sama senang tiap-tiap ada korban minta diberi,” paparnya.

Dari pernyataan Aris, Wakapolda Jawa timur Brigjen Toni Harmanto temukan bukti jika Aris serta Budi telah 4x bercinta. Sayangnya, jalinan tubuh yang paling akhir ditutup dengan tindakan sadis. Aris yang dibantu Azis membunuh serta memutilasi Budi.

“Terkait sama-sama type sekitar 3 kali serta ini kali ke empat. Serta kebetulan untuk yang ke empat kesempatan ini sebab prosedurnya ini pula bukan senang sama senang, tapi pun sebab proses pembayaran dengan imbalan beberapa uang,” tambah Toni.

Saat itu berlangsung pertikaian pada Aris serta Budi. Aris yang sering memberi uang selesai terkait tubuh, waktu itu akui sedang tidak miliki uang. Sesaat Budi menanyakan uang yang sudah dijanjikan aktor.

“Ada pertikaian permasalahan uang yang saya janjikan,” kata Aris sambil tersedu-sedu.

Aris tidak menjelaskan berapakah uang yang dia janjikan pada Budi di pertemuannya yang paling akhir itu. Tetapi dalam tiga percintaan awal mulanya, Aris sering memberi uang sebesar Rp 100 ribu selesai terkait tubuh.

Kabid humas sempat mengemukakan besarannya Rp 100 ribu saja. Persetujuan barusan telah saya berikan ini telah kali ke empat, ini kali ke empat serta nyawa korban di hilangkan terduga,” kata Wakapolda Jawa timur Brigjen Toni Harmanto di Mapolda Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Aris memutilasi mayat Budi dengan memisahkan sisi kepala serta badan korban. Sisi kepala pria yang keseharian kerja menjadi tenaga honorer itu dibuang di Kediri. Sedang sisi tubuhnya dimasukkan ke koper hitam serta dibuang di Blitar.

“Saya ingin mengemukakan ke keluarga korban meminta maaf sebesar-besarnya. Saya tidak ada perasaan tega atau bagaimana, saya spontan saja,” pungkas Aris.

Rabu (3/4), masyarakat Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar digegerkan penemuan mayat dalam koper. Budi jadi korban mutilasi karena dalam koper berwarna hitam itu tanpa sisi kepala korban.

Polisi lalu membekuk ke-2 aktor yaitu Aris serta Aziz pada Kamis (11/4). Satu hari berlalu, team kombinasi dari pihak berwajib pun temukan sisi kepala korban.