Hary Tanoesoedibjo Resmi Pindah Dukung Jokowi Yang Dulunya Prabowo

Hary Tanoesoedibjo Resmi Pindah Dukung Jokowi Yang Dulunya Prabowo – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang di pimpin oleh Hary Tanoesoedibjo resmi mendeklarasikan support pada Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Bergabungnya Perindo menaikkan kemampuan Jokowi untuk bertanding di perhelatan pilpres.

Pengumuman support itu di sampaikan segera oleh sang Ketum dalam acara Rapimnas II Perindo di Assembly Hall JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2018) . Hary Tanoe sekalian mengemukakan beberapa argumen kenapa partainya pilih mensupport Jokowi.

” Pada acara Rapimnas ini kami menginginkan meneguhkan kembali untuk mencalonkan kembali Ayah Joko Widodo jadi calon presiden didalam pesta demokrasi th. 2019, ” tutur Hary Tanoe dalam sambutannya.

Menurut dia, Jokowi sudah sukses membuat Indonesia. Karenanya, pilihan mensupport calon petahana yang dapat dibuktikan kemampuannya di rasa lebih masuk akal. Tujuannya supaya membawa hasil maksimum untuk rakyat Indonesia.

” Jadi begini, bila kami saksikan, membuat bangsa negara ada dua hal komponen perlu. Pertama infrastruktur sarananya. Ke-2 manusianya. Saya lihat beliau telah sukses membuat infrastruktur, tapi dengan paralel juga membuat manusianya. Agar efisien, butuh dua periode, ” sebutnya.

Deklarasi dari Hary Tanoe ini dinilai cukup mencengangkan. Sebab, Hary Tanoe pada Pilpres 2014 terang-terangan mensupport Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Tetapi, ia mengakui kalau pilihannya pada pilpres lantas murni berdasar pada kedekatan pribadi. Partai Perindo sendiri baru resmi sah terjadi pada 2 Februari 2015. Jadi, menurut dia tidak ada kaitan dengan institusional partai.

Jokowi yang pernah ada buka acara di Rapimnas Perindo itu, menyongsong baik support dari Hary Tanoe. Ia bahkan juga pernah bergurau telah hapal Mars Perindo.

” Tapi disini janganlah saya diminta nyanyi, ya saya ketahui lagunya dengan diawali mengajak semua rakyat Indonesia serta disudahi dengan jayalah Indonesia, ” kata Jokowi waktu buka acara Rapimnas, diterima gelak tawa hadirin.

Perindo jadi partai ke-6 yang dengan resmi sudah menyebutkan support untuk Jokowi. Terlebih dulu, Partai Golkar, NasDem, Hanura, PPP, serta PDIP telah mendeklarasikan support untuk mengusung kembali Jokowi di Pilpres 2019.

Koalisi partai pendukung Jokowi untuk maju di pilpres yang akan datang juga semakin ‘gemuk’, walau Perindo sekarang ini belum juga mempunyai nada. Sebab, Partai Perindo baru berdiri pasca-pilpres 2014 serta baru resmi jadi partai peserta pemilu untuk 2019.

Sesaat dalam UU Pemilu yang baru, ditata presidential threshold (PT) atau prasyarat ambang batas pengusungan capres adalah mempunyai 20 % kursi di DPR atau 25 % nada sah nasional dalam pemilu terlebih dulu. Untuk Pemilu 2019, hasil Pemilu 2014-lah sebagai dasarnya.