Pesta Miras Di Pantai Citepus Membawa Korban

Pesta Miras Di Pantai Citepus Membawa Korban – Asep Solihin masih tetap menekuni perlakuan medis di salah satunya tempat VIP RSUD Syamsudin Sukabumi. Pemuda berumur 27 th. itu pasien yang dirawat karena sebab menenggak miras oplosan tiner. Tujuh kawannya tewas.

Terhadap keluarganya, Asep mengakui turut pesta miras oplosan bersama-sama rangkaian temannya di Pantai Citepus, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/4) . Narasi ramai-ramai nikmati miras itu diungkapkan Suherman (39) , kakak kandung Asep.

” Dari pembicaraan adik saya, temannya beli 10 liter miras oplosan buat diminum 10 orang lebih, ” kata Suherman di RSUD Syamsudin, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (13/4/2018) .

Selepas memakai miras oplos yang nyata-nyatanya ada gabungan cairan tiner, sambung Suherman, adiknya itu tdk mengeluhkan situasi kesehatan. Bahkan juga Asep ada lihat segera pemakaman dua temannya.

” Dia (Asep) pernah turut memakamkan temannya bernama Hendrik serta Dewo yang wafat karena sebab minum miras oplosan. Pada Minggu juga dia pulang ke tempat tinggal tak ada yang dirasakan sakit, ” papar Suherman.

Hari berubah. Mendadak Asep mulai rasakan pusing serta sakit di dada pada Senin (9/4) . Keluarga segera membawa Asep ke RSUD Palabuhanratu.

Sesudah dua hari perawatan, Asep dirujuk ke RSUD Syamsudin. ” Kata dokter lambungnya tambah baik namun ada problem pada mata. Dia memanglah mengeluh pandangannya terganggu, ” ucap Suherman.

Info Suherman dibenarkan Ketua Tim Perlakuan Yang dirasakan serta Kabar RSUD R Syamsudin Sukabumi Wahyu Handriana. Menurut Wahyu, situasi awal pasien selagi datang ke rumah sakit mengeluh problem mata.

” Pasien ini warga Palabuhanratu (Kabupaten Sukabumi) . Kami mendapatkan referensi pasien dengan yang dirasakan problem pandangan dikira dikarenakan miras oplosan, ” papar Wahyu.

Waktu ini Asep dirawat di ruangan Seruni. Ia di handel dokter spesialis penyakit mata. Tidak cuman itu, Asep dicek oleh dokter penyakit dalam buat memandang situasi organ badan yang lain yang kuatir berjalan rusaknya akibat minum miras oplosan.

” Keadaan umum pasien stabil tapi ada persoalan pada organ mata peluang tdk dapat memandang lebih-lebih area kiri. Hal tersebut dikira menjadi akibat meminum miras oplosan, ” papar Wahyu.