Tsamara Amany Di Penjarakan Kasus Fitnah Selingkuh Ahok Dengan Grace Natalie

Tsamara Amany Di Penjarakan Kasus Fitnah Selingkuh Ahok Dengan Grace Natalie – Penyidik Ditkrimsus Polda Metro Jaya mengagendakan kontrol pada Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany serta Ketua Tim Komunikasi PSI Andy Budiman. Keduanya juga akan disuruhi info menjadi saksi dalam masalah fitnah selingkuh bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) dengan Ketum PSI Grace Natalie.

” Benar (ada kontrol Tsamara serta Andy masalah laporan Grace), ” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan selagi disuruhi konfirmasi, Minggu (10/6/2018) malam.

Info tentang kontrol itu juga di sampaikan oleh kuasa hukum Grace, Muannas Al-Aidid. Menurut Muannas, keduanya juga akan di check sekitaran jam 13. 00 WIB.

” Berkaitan dengan laporan polisi Sis Grace Natalie (Ketum PSI) pada 2 (dua) account sesat @hulk_idn serta account Prof. djokhowie juga akan kembali dikerjakan kontrol pada beberapa saksi misalnya : 1. Tsamara Amany Alatas, 2. Andy Budiman, ” kata Muannas dengan terpisah.

Muannas mengharapkan aktor yang menebarkan opini sesat terkait Grace bisa selekasnya di tangkap. Dia mengatakan aksi itu adalah politik kotor.

” Walau ke-2 account telah resmi di-take down, namun sistem hukum tetaplah jalan mari kita tambahkan support pada Polri untuk selekasnya menangkap admin aktornya supaya praktik-praktik politik kotor ini tidak berulang serta membawa dampak kapok, ” tutur dia.

Seperti di ketahui, Grace memberikan laporan dua account yakni account Twitter @Hulk_idn serta account Instagram @prof. djokhowie yang menebarkan fitnah selingkuh dengan Ahok. Dua account itu dilaporkan atas sangkaan pencemaran nama baik serta ancaman lewat media elektronik.

” Jadi telah resmi memberikan laporan. Di tanya siapa saksi, tempat peristiwanya saya telah berikan (semua), ” kata Grace pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (7/6).

Grace mengemukakan gosip itu udah membunuh ciri-khas dianya. Dia juga mengatakan gosip itu sarat muatan politis.

Laporan Grace teregister dengan nomor TBL/3111/VI/2018/PMJ/Di. Reskrimsus tertanggal 7 Juni 2018. Dua account itu dilaporkan atas perkara pencemaran nama baik serta ancaman dengan pribadi lewat media elektronik dengan pasal 27 ayat (3) serta (4) pasal 29 UU ITE Tahun 2016.